Cara Mendapatkan Sumber Dana untuk Modal Secepat Kilat

Pinjaman dana merupakan salah satu cara yang paling banyak digunakan oleh sebagian pengusaha untuk memulai atau mengembangkan usahanya. Selain itu, ada beberapa faktor yang membuat seseorang untuk melakukan pinjaman. Dari sinilah terbukti bahwa ternyata proses peminjaman dana ternyata sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Seiring dengan perkembangan teknologi maka terjadi pula perkembangan dari sistem peminjaman dana. Jika sebelumnya sering mendengar bahwa Anda harus melakukan beberapa langkah yang memusingkan dan sedikit rumit, maka di era digital ini Anda sudah sangat mudah untuk mendapatkan akses pinjaman dana secara cepat. Berikut adalah beberapa jenis alternative untuk meminjam dana dengan memanfaatkan teknologi:

  1. Crowdlending

Jika Anda membutuhkan dana secara cepat, Anda bisa mencoba mendapatkan sumber dana pinjaman dari crowdlending. Melalui crowdlending atai peer-to-peer lending, Anda akan diberi kesempatan untuk meminjam dana dari sejumlah kreditur individual secara online. Jadi, Anda tidak hanya bisa mendapatkan satu sumber pinjaman tetapi lebih dari dua sumber pinjaman yang telah tersedia. Umumnya, cara ini digunakan untuk mendapatkan sumber dana pinjaman sebagai modal usaha.

Untuk mendapatkan sistem pinjaman jenis ini, Anda bisa melakukannya melalui beberapa platform penyedia crowdlending. Belakangan ini, platform untuk crowdlending semakin pesat perkembangannya. Beberapa situs yang menyediakan crowdlending terpercaya adalah GandengTangan, Investree, Koinworks, dan Modalku. Dari keempat platform ini dipercaya bahwa akan membantu memajukan sejumlah pengusaha dalam memulai dan mengembangkan bisnisnya. Belakangan ini, crowdlending juga menjadi sebuah andalan untuk memajukan UMKM yang masih membutuhkan biaya untuk pengembangan yang lebih tinggi lagi.

  1. Crowdfunding

Tidak jauh berbeda dengan crowdlending, ada satu sistem pengajuan sumber dana untuk modal usaha yakni crowdfunding. Yang membedakan dari keduanya adalah crowdfunding lebih menuju ke arah donasi atau investasi. Jika dalam crowdlending Anda harus mengembalikan jumlah dana yang Anda ajukan sebagai pinjaman, maka Anda tidak perlu mengembalikan sejumlah dana yang diajukan dalam sistem crowdfunding.

Hal ini dilator belakangi adanya tujuan dari crowdfunding yang lebih spesifik. Crowdfunding memiliki tujuan untuk kegiatan sosial atau menjalankan bisnis. Jadi, sistem crowdfunding ini sangat tidak direkomendasikan bagi Anda yang berniat untuk mencari sumber dana pinjaman untuk membangun rumah. Untuk kegiatan sosial, penyedia dana online akan dihargai sebagai sponsor. Dedangkan untuk kegiatan bisnis, penyedia dana online akan diberikan investasi atau saham dari usaha tersebut. Beberapa crowdfunding yang bisa ditemukan di Indonesia adalah Wujudkan, KitaBisa, dan Amartha. Ketiganya secara unggul telah berperan aktif dalam memberikan sumber dana crowdfunding di Indonesia.

  1. Pinjaman Online

Untuk mempermudah mendapatkan dana pinjaman, kini telah hadir platform penyedia pinjaman dana secara online. Anda tidak perlu datang jauh-jauh ke bank, menunggu lama, dan melakukan proses yang panjang untuk mencairkan dana pinjaman. Kini, hanya duduk manis di depan gadget, Anda sudah bisa mendapatkan sumber dana pinjaman untuk modal usaha atau keperluan lainnya. Sistem pinjaman online ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sistem pinjaman secara konvensional. Proses yang dilakukan akan diawasi langsung oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan keamanannya.

Belakangan ini, Anda sudah bisa menemukan kredit cepat tanpa agunan dari pinjaman online. Tanpa harus memberikan jaminan apapun, Anda bisa mencairkan dana yang diinginkan. Dalam beberapa platform bahkan mempermudah Anda untuk mendapatkan kredit yang sesuai dengan yang diinginkan. Biasanya Anda bisa memasukan sendiri jumlah dana yang ingin diajukan dengan cicilan dan jangka waktu yang diinginkan. Setelah itu, akan muncul beberapa kreditur yang akan memberikan dana sesuai kriteria yang Anda inginkan. Jika sudah menemukan kreditur yang cocok, maka Anda bisa langsung mengajukan pinjaman. Proses yang dilakukan pun terbilang singkat. Beberapa platform bahkan menawarkan waktu yang cukup singkat dalam hitungan jam untuk proses pengajuan hingga pencairan dana. Untuk waktu terlama proses pengajuan pinjaman online ini biasanya hanya 5 hari. Sangat cepat, bukan?

Namun, sebelum memutuskan untuk mengambil pinjaman secara online ada baiknya untuk memperhatikan kelebihan dan kekurangan kredit online yang penting sekali untuk diketahui. Untuk kelebihannya sendiri sudah terlihat dari waktu yang dibutuhkan. Pinjaman online memberikan proses waktu yang cukup singkat sehingga menjadi sebuah solusi terbaik bagi Anda yang sedang mencari dana pinjaman secara cepat. Lalu, Anda tidak akan dimintai jaminan untuk mendapatkan uang pinjaman secara online. Selanjutnya, pinjaman online juga memiliki tenor yang terhitung cukup fleksibel yakni mulai dari 6 minggu hingga 36 bulan sesuai dengan keputusan dari masing-masing peminjam. Yang paling utama, kebanyakna dari pinjaman online tidak akan melihat daftar riwayat kredit dari peminjam sehingga sangat membantu bagi peminjam yang memiliki riwayat yang cukup buruk atau bahkan blacklist dari dari bank atau institusi keuangan lainnya.

Di sisi lain, pinjaman online ini sangat rawan akan penipuan jika tidak jelih dalam memilahnya. Selain itu, karena sistem peminjaman secara online maka komunikasi yang dilakukan tidak menjadi komunikasi langsung yang akan lebih sulit dibandingkan dengan komunikasi secara langsung. Dalam kasus ini, biasanya akan sulit melakuakn konsultasi lebih mendalam. Lalu, pinjaman online masih berlaku secara terbatas di kota-kota tertentu sehingga bagi Anda di kota yang tidak tercakupi tidak akan bisa menggunakan jenis pinjaman ini.

  1. Pinjaman Bank via Online

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, bank konvensional pun mulai merambah layanan berbasis teknologi. Kini, Anda sudah bisa mengajukan dana pinjaman kepada bank-bank tertentu secara online. Adapun beberapa bank yang sudah menggunakan layanan pinjaman online, yakni Maybanl, Standard Chartered, DBS, CIMB, Danamon, dan juga ANZ. Selain sistemnya yang lebih mudah, proses pinjaman pun akan terasa lebih nyaman. Bahkan telah ditemukan bahwa beberapa bank memberikan tawaran menarik untuk pinjaman online ini. Salah satunya adalah DBS yang memberikan bunga yang lebih rendah dengan syarat Anda tergabung menggunakan KTA secara online. Tentunya kesempatan ini merupakan sebuah keuntungan tersendiri bagi Anda.

  1. Tarik Tunai Kredit

Jika masih bingung dengan proses pinjaman online dan masih kurang percaya dengan sistemnya, maka Anda memiliki jalan terakhir untuk mendapatakn sumber dana pinjaman secara cepat. Kartu kredit bisa menjadi andalan untuk mendapatkan pinjaman secara cepat. Tentunya langkah ini menjadi pilihan terakhir dalam keadaan sangat terdesak. Dari sekian jenis pinjaman, penarikan uang tunai dari kartu kredit ini menjadi pilihan yang tepat karena hanya membutuhkan waktu sangat singkat. Dalam hitungan detik, Anda sudah dapat mencairkan dana dengan penarikan tunai dari kartu kredit. Meskipun begitu, Anda harus berpikir kembali untuk mencairkan dana pinjaman dari kartu kredit Anda. Bunga yang akan ditanggungkan cukup besar tentunya. Ditambah lagi jika kita menunda pembayaran kartu kredit. Dengan situasi itu, maka beban yang harus dibayarkan akan semakin tinggi.

Pramudya Ksatria Budiman

Seorang pemuda yang lahir pada tanggal 25 April 1999 namun bermuka tua. Gapapa, daripada bermuka dua. | Syatama Ginola ♥